6 Mata Uang Dengan Nilai Tukar Terendah Di Dunia

August 17th, 2008

Berikut adalah daftar mata uang dengan nilai tukar terendah di dunia, dan mata uang Rupiah yang merupakan Mata Uang Indonesia, berada pada posisi ke tiga terendah di Dunia.
1). 10 million Zimbabwean Dollars = US$4
2). 500,000 vietnamese Dongs = US$30
3). 100,000 Indonesian rupiah = US$11

4). 50,000 Iranian Rial = US$5

5). 50,000 São Tomé Dobra = US$3.47
6). 10,000 Guinean Francs = US$2.33

Krisis Air

August 14th, 2008

Masa-masa paling sulit kalau kemarau yang berkepanjangan datang. Rasa-rasanya harus berjuang mati-matian untuk mendapatkan air untuk sekedar keperluan mandi dan mencuci. air menjadi sangat berharga kalau masa-masa seperti ini. Bayangkan saja sumur di samping rumah sampai kering (kalau dipaksa disedot pake pompa air yang keluar malah lumpur), air ledeng yang sudah tak bisa diharapkan lagi.

Inilah yang terjadi di desa saya. Aneh…. padahal desa saya itu letaknya di dataran tinggi yang airnya sangat melimpah . Sebenarnya sih mungkin air disini cukup . Tapi akibat pengelolaan yang kurang adil dan rapi dari PDAM menjadikan sebagian warga tidak mendapatkan air sesuai jatahnya . Air yang pas-pasan itu akhirnya hanya bisa dinikmati oleh beberapa warga saja.

di daerah saya yang pegunungan ini air saja susah , apalagi di daerah kota di sana yang lebih rendah. Mungkin ini akibat hutan yang disana sini sudah semakin gundul . Heuheu…. Mangkel banget pas ngliat orang dengan enaknya menghambur-hamburkan air.

Ubuntu 8.04 baru datang

August 14th, 2008

Heuheuehehue…..setelah lama menunggu akhirnya datang juga…

udah telat berbulan-bulan.

ubuntu

Langsung aja deh dicoba , dan ternyata ubuntu 8.04 hardy heron yang ini semakin user friendly. Untuk menginstallnya kita gak perlu pusing-pusing bermain partisi harddisk. hehehe…

Kebenaran

August 8th, 2008

Nasrudin sedang menjadi hakim di pengadilan kota. Mula-mula ia mendengarkan dakwaan yang berapi-api dengan fakta yang tak tersangkalkan dari jaksa. Setelah jaksa selesai dengan dakwaannya, Nasrudin berkomentar:

“Aku rasa engkau benar.”

Petugas majelis membujuk Nasrudin, mengingatkan bahwa terdakwa belum membela diri. Terdakwa diwakili oleh pengacara yang pandai mengolah logika, sehingga Nasrudin kembali terpikat. Setelah pengacara selesai, Nasrudin kembali berkomentar:

“Aku rasa engkau benar.”

Petugas mengingatkan Nasrudin bahwa tidak mungkin jaksa betul dan sekaligus pengacara juga betul. Harus ada salah satu yang salah ! Nasrudin menatapnya lesu, dan kemudian berkomentar:

“Aku rasa engkau benar.”

Jadi bagaimanakah kita melihat kebenaran itu ??